Rabu, 19 Juni 2013

EM4 Etika Nilai Lingkungan



TUGAS ETIKA DAN NILAI LINGKUNGAN

EM4 OLAHAN RUMAH



Oleh :
AYU DEVITA CITRA DEWI
12131011141

Dosen : Prof. Dr. Ir. H. Supli Effendi Rahim, M.Sc


EM-4 singkatan dari Effective Microorganisme, yaitu biakan bakteri yang biasanya digunakan sebagai activator kompos. Bakteri ini sangat berguna untuk mengembalikan sifat kimia tanah.
EM-4 pertama kali ditemukan oleh Prof. Teruo Higa dari Universitas Ryukyus. Jepang. Dalam EM 4 ini terdapat sekitar 80 genus microorganisme fermentor. Microorganisme ini dipilih yang dapat bekerja secara efektif dalam memfermentasikan bahan organik. Secara global terdapat 5 golongan yang pokok yaitu:
1. Bakteri fotosintetik
2. Lactobacillus sp
3. Streptomycetes sp
4. Ragi (yeast)
5. Actinomycetes

Biakan bakteri selain EM-4 ada banyak, tetapi karena EM-4 adalah yang pertama kali masuk pasar maka semuanya disebut dengan EM, meski mereknya berbeda. Misalnya Probio-7, TON, Migro, Stardec, OrgaDec dan lain- lain. Pada prinsipnya bakteri itu berkeliaran di udara dan juga disekitar kita, di tanah, di dalam air dan lain-lain. Kitapun bisa menangkapnya dengan mudah. Hanya karena kita menangkapnya sekedar menangkapnya saja, bakteri yang kita tangkap menjadi bermacam-macam. Nah para bakteriolog, mempelajarinya satu-persatu kemudian meneliti bakteri tersebut, kemudian memisahkan dan membiakkannya secara khusus bakteri-bakteri tersebut, sehingga menghasilkan bakteri-bakteri yang bermanfaat.

Cara pembuatan EM4 rumahan dan sederhana
Bahan-bahan yang harus dipersiapkan:
1.      Pepaya matang 0,5 kg
2.      Pisang matang 0,5 kg
3.      Nanas matang 0,5 kg
4.      Kacang panjang segar 0,25 kg
5.      Kangkung air segar 0,25 kg
6.      Batang pisang muda bagian dalam 1,5 kg
7.      Gula pasir 1 kg
      Air tuak 0,5 liter


Cara pembuatan
Pepaya, pisang, nanas, kacang panjang, kangkung dan batang pisang muda di hancurkan hingga ukuran menjadi agak halus. Buah yang digunakan harus sudah matang atau dapat juga digunakan kulit buah yang tidak dimakan.



Setelah dihancurkan campurkan semua bahan aduk hingga rata dan masukan kedalam ember kemudian camprkan gula pasir dan tuak kedalam ember tersebut kemudian kembali diaduk hingga rata.


Ember yang telah berisi campuran diatas ditutup rapat dan disimpan selama 7 hari.



Setelah 7 hari larutan yang di hasilkan dikumpulkan secara bertahap setiap hari hingga habis, larutan tersebut di dimasukan kedalam wadah yang tertutup rapat. Maka larutan itu adalah EM4 yang siap digunakan dan dapat bertahan hingg 6 bulan.




Dokumentasi proses pembuatan EM4 rumahan :




Senin, 01 April 2013

Tugas Ujian Pasca1


 NILAI DAN ETIKA LINGKUNGAN


Tugas 3
Soal Ujian Nilai dan Etika Lingkungan
oleh : Ayu Devita Citra Dewi
12131011141
ayudevitacd@ymail.com




1.      Jelaskan apa yang dimaksud dengan ekosistem? rincikan ekosistem apa saja yang ada di bumi dan di sekitar anda lengkapi dengan gambar?

Jawaban:
Ekosistem merupakan suatu interaksi yang kompleks dan memiliki penyusun yang beragam, Organisme hidup di dalam sebuah sistem yang ditopang oleh berbagai komponen yang saling berhubungan dan saling berpengaruh. Sistem inilah yang disebut dengan ekosistem.
Ekosistem adalah tempat dimana terjadinya proses saling interaksi dan ketergantungan antara makhluk hidup sebagai komponen biotik, dengan Lingkungan hidupnya yang merupakan komponen abiotik.
Di bumi ada bermacam-macam ekosistem, yaitu ekosistem alam dan buatan. Secara garis besar ekosistem alam dibedakan men­jadi ekosistem darat dan ekosistem perairan. Ekosistem perairan dibedakan atas ekosistem air tawar dan ekosistem air laut.
a.       Ekosistem Alam
1        Ekosistem Darat
Ekosistem darat ialah ekosistem yang lingkungan fisiknya berupa daratan. Ber­dasarkan letak geografisnya (garis lintangnya), dan terdiri atas beberapa macam bioma antara lain bioma gurun, padang rumput, hutan hujan tropis, hutan gugur, taiga, dan tundra.
*        Bioma gurun
Gurun merupakan daerah kering yang curah hujannya hanya 20 cm pertahun, vegetasi dominan pembentuk bioma gurun adalah kaktus. Adapun hewan yang hidup dibioma ini umumnya katif pada malam hari atau nokturnal. Hal tersebut merupakan adaptasi terhadap suhu lingkungan yang sangat panas dan untuk mengurn=angi kehilangan cairan tubuh.
*        Bioma padang rumput
Bioma ini memiliki karakteristik beriklim sedang, dengan curah hujan berkisar antara 25-75 pertahun dan vegetasi dominannya adalah rumput. Adapun hewan yang hidup di bioma ini adalah kelinci, serigala, dan kuda.
*        Bioma hutan hujan tropis
Bioma Hutan hujan tropis terdapat di daerah tropika dan subtropik curah hujan 200-225 cm per tahun. Species pepohonan relatif banyak, jenisnya berbeda antara satu dengan yang lainnya tergantung letak geografisnya. Daerah tudung cukup mendapat sinar matahari. Variasi suhu dan kelembapan tinggi/besar; suhu sepanjang hari sekitar 25°C. Dalam hutan basah tropika sering terdapat tumbuhan khas, yaitu liana (rotan), kaktus, dan anggrek sebagai epifit. Hewannya antara lain, kera, burung, badak, babi hutan, harimau, dan burung hantu.
*        Bioma hutan gugur
Bioma hutan gugur terdapat di daerah beriklim sedang, curah hujan merata sepanjang tahun. Terdapat di daerah yang mengalami empat musim (dingin, semi, panas, dan gugur). Jenis pohon sedikit (10 s/d 20) dan tidak terlalu rapat. Hewannya antara lain rusa, beruang, rubah, bajing, burung pelatuk, dan rakoon (sebangsa luwak).
*        Taiga
Bioma taiga terdapat di belahan bumi sebelah utara dan di pegunungan daerah tropik, dengan suhu di musim dingin rendah. Biasanya taiga merupakan hutan yang tersusun atas satu spesies seperti konifer, pinus, dap sejenisnya. Semak dan tumbuhan basah sedikit sekali. Hewannya antara lain moose, beruang hitam, ajag, dan burung-burung yang bermigrasi ke selatan pada musim gugur.
*        Tundra
Bioma tundra terdapat di belahan bumi sebelah utara di dalam lingkaran kutub utara dan terdapat di puncak-puncak gunung tinggi.Pertumbuhan tanaman di daerah ini hanya 60 hari. Contoh tumbuhan yang dominan adalah Sphagnum, liken, tumbuhan biji semusim, tumbuhan kayu yang pendek, dan rumput. Pada umumnya, tumbuhannya mampu beradaptasi dengan keadaan yang dingin.
Hewan yang hidup di daerah ini ada yang menetap dan ada yang datang pada musim panas, semuanya berdarah panas. Hewan yang menetap memiliki rambut atau bulu yang tebal, contohnya muscox, rusa kutub, beruang kutub, dan insekta terutama nyamuk dan lalat hitam.


2        Ekosistem Perairan
a)      Ekosistem Air Tawar
Ciri-ciri ekosistem air tawar antara lain variasi suhu tidak menyolok, penetrasi cahaya kurang, dan terpengaruh oleh iklim dan cuaca. Macam tumbuhan yang terbanyak adalah jenis ganggang, sedangkan lainnya tumbuhan biji. Hampir semua filum hewan terdapat dalam air tawar. Organisme yang hidup di air tawar pada umumnya telah beradaptasi. Ekosistem air tawar seperti danau, sungai.



b)      Ekosistem Laut
Ekosistem air laut dibedakan atas lautan, pantai, estuari, dan terumbu karang.

Ekosistem Lautan

Ekosistem Terumbu Karang

Ekosistem Pantai

b.      Ekosistem Buatan
Ekosistem buatan adalah ekosistem yang diciptakan manusia untuk memenuhi kebutuhannya. Ekosistem buatan mendapatkan subsidi energi dari luar, tanaman atau hewan peliharaan didominasi pengaruh manusia, dan memiliki keanekaragaman rendah. Contoh ekosistem buatan adalah:
·         bendungan
·         hutan tanaman produksi seperti jati dan pinus
·         agroekosistem berupa sawah tadah hujan
·         sawah irigasi
·         perkebunan sawit
·         ekosistem pemukiman seperti kota dan desa
·         ekosistem ruang angkasa.





2.      Apa yang dimaksud dengan nilai lingkungan? lengkapi dengan bagaimana mengkuantifikasi nilai lingkungan ?

Jawaban:

Konsep nilai didefinisikan sebagai tingkat kepuasan (utilitas) yang diperoleh seorang konsumen dari kegiatan mengkonsumsi suatu barang dan jasa. Menurut Fauzi (2004) pengertian nilai atau value khususnya yang menyangkut dengan barang dan jasa yang dihasilkan oleh sumberdaya alam dan lingkungan memang bisa berbeda jika dipandang dari berbagai disiplin ilmu
Istilah lingkungan, sebagai ungkapan singkat dari lingkungan hidup merupakan istilah asing environment  (Inggeris). Ilmu yang mengkaji tentang lingkungan hidup ini disebut ekologi. Jadi ilmu lingkungan hidup adalah ilmu yang mempelajari tentang kenyataan lingkungan hidup, dan bagaimana mengelolanya untuk menjaga kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya.
Nilai lingkungan artinya ada kandungan yang terdapat dalam lingkungan. Lingkungan yang mempunyai nilai positif, berharga dan dipentingkan dengan sebaik-baiknya, dimana artinya yang berkarakter dan mendukung terciptanya perwujudan nilai-nilai lingkungan dalam menunjang kehidupan, sepeti karakter cinta pada Sang Maha Pencipta dan segenap ciptaan-Nya. Begitupun sebaliknya. Jadi nilai lingkungan yang berharga tersebut sangatlah penting bagi perkembangan semua makhluk untuk bertahan hidup dan untuk beribadah pada Sang Pencipta, juga nilai lingkungan harus mencakup kemandirian dan tanggung jawab, kejujuran dan amanah, diplomatis, hormat dan santun, dermawan, suka tolong-menolong, gotong royong dan kerjasama dalam menjaga dan melestarikan lingkungan. 
Dan selanjutnya, bagaimana cara mengkuantifikasi nilai lingkungan. Pengertian kuantifikasi adalah keterangan yang berhubungan dengan kuantitas atau jumlah. Misalnya setiap, beberapa, semua.
Contoh: Semua pohon rambutan di belakang rumahku sedang berbuah lebat. Tak ada satu pohon belimbing didepan rumahku yang tak berbunga.

“Jadi salah satu cara mengkuantifikasi nilai lingkungan adalah dengan meyakini bahwa semua cara kita memelihara nilai lingkungan akan berguna bagi kelangsungan hidup yang lebih baik dimasa mendatang.  

Setiap kebaikan yang kita lakukan untuk lingkungan akan sangat bermanfaat bagi kelestarian lingkungan dimasa depan, sekecil apapun itu, misalnya dengan membiasakan diri dan keluarga untuk membuang sampah pada tempatnya.

3.     Jelaskan jenis-jenis etika lingkungan yang anda ketahui. Jelaskan bagaimana strategi penerapan etika lingkungan itu?

Jawab:
Etika lingkungan merupakan kebijakan moral manusia dalam bergaul dengan lingkungannya. Etika lingkungan diperlukan agar setiap kegiatan yang menyangkut lingkungan dipertimbangkan secara cermat sehingga keseimbangan lingkungan tetap terjaga.

Jenis-jenis etika lingkungan:
Etika lingkungan dapat dibedakan menjadi etika pelestarian dan etika pemeliharaan.  Etika pelestarian adalah etika yang menekankan pada mengusahakan pelestarian alam untuk kepentingan manusia, sedangkan etika pemeliharaan dimaksudkan untuk mendukung usaha pemeliharaan lingkungan untuk kepentingan semua mahluk. Etika ekologi dapat dibedakan menjadi etika ekologi mendalam dan etika ekologi dangkal.
a. Etika Ekologi Dangkal
Etika ekologi dangkal merupakan pendekatan terhadap lingkungan yang menekankan fungsi lingkungan sebagai sarana penyelenggaraan kepentingan manusia dan bersifat antroposentris. Etika ekologi dangkal biasa diterapkan pada filsafat rasionalisme dan humanisme serta ilmu pengetahuan mekanistik. Dalam hal ini, alam hanya dipandang sebagai alat pemenuhan kebutuhan hidup manusia.
Poin-poin penekanan dalam etika antroposentris adalah sebagai berikut.
§  Manusia terpisah dari alam.
§  Mengutamakan hak-hak manusia atas alam tetapi tidak menekankan tanggung jawab manusia.
§  Mengutamakan perasaan manusia sebagai pusat keprihatinannya.
§  Kebijakan dan manajemen sunber daya alam untuk kepentingan manusia.
§  Norma utama adalah untung rugi.
§  Mengutamakan rencana jangka pendek.
§  Pemecahan krisis ekologis melalui pengaturan jumlah penduduk khususnya di negara miskin.
§  Menerima secara positif pertumbuhan ekonomi.

b. Etika Ekologi Mendalam
Dalam hal ini, alam dipandang memiliki fungsi kehidupan, patut dihargai dan  diperlakukan dengan cara yang baik (etika lingkungan ekstensionisme atau preservasi). Karena alam disadari sebagai penopang kehidupan manusia dan seluruh ciptaan. Untuk itu manusia dipanggil untuk memelihara alam demi kepentingan bersama, kepentingan manusia dan kepentingan alam itu sendiri.
Berikut adalah poin-poin yang ditekankan dalam etika ekologi.
§  Manusia adalah bagian dari alam
§  Menekankan hak hidup mahluk lain, walaupun dapat dimanfaatkan oleh manusia, tidak boleh diperlakukan sewenang-wenang
§  Prihatin akan perasaan semua mahluk dan sedih kalau alam diperlakukan sewenang-wenang
§  Kebijakan manajemen lingkungan bagi semua mahluk
§  Alam harus dilestarikan dan tidak dikuasai
§  Pentingnya melindungi keanekaragaman hayati
§  Menghargai dan memelihara tata alam
§  Mengutamakan tujuan jangka panjang sesuai ekosistem.

Strategi Penerapan Etika Lingkungan
                        Lama atau tidaknya bumi ini akan bertahan tergantung bagaimana kepedulian para penghuninya untuk menjaga, memelihara dan memanfaatkan sumber daya yang ada di bumi seoptimal dan sebaik mungkin.
Ada berbagai macam cara untuk memelihara lingkungan agar tetap sehat. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut , Tidak mencemari air dengan membuang sampah di sungai,  Mengurangi penggunaan kendaraan bermotor,  Mengolah tanah sebagaimana mestinya, serta upayakan unutk menanam pohon/tumbuhan pada lahan-lahan kosong.

4.      Jelaskan mengapa menggunakan blogspot ini merupakan bukti komitmen bahwa kita mendukung perwujudan kebijakan pemerintah dalam e-government di satu sisi dan mengeksperisikan etika kita terhadap lingkungan. Lengkapi dengan arguimen ilmiahnya.

Jawab:
Reformasi disegala bidang serta pesatnya kemajuan teknologi dibidang teknologi informasi telah melahirkan perubahan tatanan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.  Perubahan tersebut memberikan dampak yang cukup besar terhadap dunia pendidikan (dalam hal ini adalah strategi pembelajaran) dan peran aparatur Negara sebagai salah satu unsur penyelenggaraan Negara tidak luput dari tuntutan untuk melakukan berbagai perubahan.
 Strategi pembelajaran telah mengalami perkembangan yang cukup pesat seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Salah satu di antaranya adalah penggunaan blogspot. Blogspot telah menjadi suatu kebutuhan bagi sivitas akademika, mengingat baik dosen, mahasiswa maupun institusi pendidikan telah memanfaatkan teknologi komputer  dan internet dalam proses kegiatan belajar mengajar.

Perkembangan dunia teknologi telah menjadikan berbagai hal/kegiatan, menjadi serba online. Mulai dari berjejaring sosial, berburu berita, mencari berbagai hal (musik, ebook, video, gambar, sofware dll), hingga media bisnis, belanja online, dan lain sebagainya.  Blog atau web log dalam perkembangannya ternyata memiliki peran penting untuk meramaikan konten-konten yang dapat diakses pengguna online di dunia maya. Berbagai konten dapat share di dunia maya, sehingga siapa saja yang terhubung dengan internet, dapat mengakses dan mendownload: mengunduhnya dengan mudah dan gratis. 
Bagaimana mengeksperisikan etika kita terhadap lingkungan dengan penggunaan blogspot kita ketahui penyebab utama persoalan yang dihadapi manusia dan mengakibatkan kekhawatiran adalah terlampau tingginya pengurasan sumber daya alam, tingginya kebutuhan dan gaya hidup, diiringi dengan lajunya pertumbuhan penduduk dunia yang semakin pasif. Dengan adanya media blogger yang diterapkan di dunia maya saat ini kita dapat mengekspresikan etika kita contoh: dengan menggunkan blogger untuk proses perkuliahan kita tidak perlu lagi mengumpulkan tugas-tugas kuliah dengan menggunakan kertas-kertas yang sudah di print/cetak, tetapi cukup menggunakan blogger untuk dikirim/dipublikasikan kepada dosen dan pembimbing yang bersangkutan sehingga tidak menimbulkan sampah seperti yang kita menggunakan kertas.

5.       Mengapa jejak ekologis itu merupakan gambaran apakah seseorang itu menyumbang  terhadap kerusakan lingkungan atau tidak?

Jawab:
Bumi memiliki tingkat keterbatasan sumber daya berkaitan dengan  jejak ekologi yang merupakan jumlah lahan yang dibutuhkan untuk mendukung kebiasaan konsumsi atau dengan kata lain, berapa banyak dari bumi sumber daya yang  digunakan untuk mendukung gaya hidup. Isu jejak ekologi telah diketahui selama bertahun-tahun. Tapi dengan penduduk dunia terus meningkat dan sumber daya di dunia terus berkurang, masalah ini sekarang menjadi salah satu masalah kritis.
Dengan menghitung Jejak Ekologis, kita bisa melihat apkah kita menyumbang atau tidak terhadap kerusakan lingkungan dan melihat tingkat kemakmuran penduduk di suatu wilayah. Semakin besar Jejak Ekologis-nya, bisa dikatakan penduduk di wilayah itu semakin makmur. Kemudian, dengan membandingkan Jejak Ekologis dengan Biokapasitas, kita bisa melihat apakah suatu wilayah mengalami defisit ekologis atau yang diistilahkan dengan “overshoot.” Sederhananya, overshoot terjadi ketika nilai Jejak Ekologis melampaui Biokapasitas.
Jika suatu wilayah mengalami overshoot, bagaimana penduduknya tetap bisa hidup dengan nilai Jejak Ekologis yang tinggi. materi dan energi yang kita konsumsi tidak hanya didapat dari wilayah yang kita tinggali. Bisa jadi kita hidup dengan disokong oleh Biokapasitas wilayah lain yang sumberdayanya diambil kemudian disajikan dihadapan kita. Dengan mengetahui ini maka kita akan ditarik ke dalam dimensi lain dari konsep Jejak Ekologis, yaitu konsep pemerataan kesejahteraan. Terbayangkah ketika jejak ekologis kita besar, maka yang “mengijinkan” kita memiliki gaya hidup seperti saat ini adalah anak-anak kecil yang kelaparan di Afrika sana.

6.      Sudahkah anda membuat dan mengelola dengan baik? Nilai anda juga sangat ditentukan dengan pengelolaan blogspot anda.

Jawab:
                             Iya, saya sudah membuat blog dan insyaallah telah mengelolah blog saya dengan baik walaupun belum secara maksimal karena masih perlu banyak belajar untuk memuat berbagai tulisan dengan tampilan yang menarik untuk dipublikasikan, Insyaallah saya akan terus membagi atau share tentang tulisan-tulisan saya di blog yang telah saya buat agar dapat membagi ilmu yang saya miliki dengan orang lain agar ilmu yang saya miliki dapat bermanfaat.